‎Berdalih Biaya Praktik Lapangan Kerja (PKL) SMKN 3 Terbanggi Besar Disinyalir Pungli Ratusan Ribu Ke Wali Murid

Uncategorized29 Dilihat

ptdirgantaranews.com – Lampung Tengah – Beberapa Wali Murid Kelas 11 SMKN 3 Terbanggi Besar Mengeluh Ada Nya Pungli Berkedok Biaya Praktik Lapangan Kerja (PKL), Jumlah Biaya Yang Di Pungut Pun Bervariasi. Termasuk Uang Seragam PKL, Pengantaran Dan Penjemputan Sampai Ratusan Ribu Per Murid.

‎”Kami Orang Tua Sudah Keluar Biaya Kebutuhan Makan, Jajan, Bensin Untuk PKL. Ini Masih Harus Bayar Lagi Untuk Biaya Seragam Atasan, Penjemputan Dan Pengantaran PKL. Kalo Anak Saya Bayar Nya Rp 500 Ribu Karna Dia PKL Deket Disini, Kalo Yang Luar Daerah Diminta Byara Rp 600 Ribu, Itupun Kalo Belum Lunas Baju Atasan Nga Di Kasih. Sebelum Nya Memang Kami Sudah Dikumpulkan Dulu Untuk Membicarakan Tentang Biaya PKL Tapi Banyak Wali Murid Yang Keberatan Dan Ngamau Bayar Karna Nga Punya Uang Tapi Pihak Sekolah Masih Memaksakan Untuk Bayar.

Padahal Anak Anak Kami Berangkat Dari Rumah Sendiri, Pulang Sendiri Mencari Tempat PKL Sendiri Tanpa Bantuan Guru. Seragam PKl Nya Cuma 1 Lembar Aja Atasan. Setau Kami Juga Sekarang Kan Sudah Tidak Diperbolehkan Lagi Ada Pungutan Di sekolah Negeri, Kami Pernah Liat Berita Gubernur Lampung Pak Mirzani Yang Tidak Membolehkan Lagi Adanya Pungutan Dalam Bentuk Apapun Di Sekolah Negeri Tapi Kenapa Ini Masih Ada” Ujar Salah Satu Wali Murid Yang Tidak Mau Di Sebutkan Nama nya.

‎Saat Di Konfirmasi Di Ruangan Pada Jum’at 29 Mei 2026, Plt Kepala SMKN 3 Terbanggi Besar Ibu Yuli Hartati Mengatakan, ” Jadi Gini Mas Kita Memang Tidak Boleh Mengambil Komite Tapi Kita Bisa Meminta Bantuan/Partisipasi Masyarakat (Wali Murid), Biaya Itu Kita Anggap Partisipasi Masyarakat Yang Sebelum Sudah Kita Bicarakan Ada Berita Acaranya Dan Orang Tua Setuju.

Adapun Yang Keberatan Kenapa Tidak Di Sampaikan Di Forum Pada Saat Rapat, Adapun Seragam Yang Belum Di Berikan Ke Siswa Itu Hubungan Nya Dengan Penjahit, Penjahit Itu Pun Sudah Dipinjamkan Dana Oleh Pihak Ke Tiga Dan Kami Pengen Dana Itu Kembali Dengan Cara Itu. Kalo Ada Yang Keberatan Silahkan Maju Ke Sekolah Nanti Bisa Kita Bicarakan”.

‎Pungutan Ini Terjadi Di Tengah Kebijakan Gubernur Lampung Yang Tidak Membolehkan Adanya Pungutan Komite Di sekolah SMA/SMK, Dan SLB Negeri Di Provinsi Lampung.

‎Kepada Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Agar Segera Menindaklanjuti Dugaan Pungutan Liar Berkedok Biaya PKL Yang Terjadi Di SMKN 3 Terbanggi Besar Agar Nanti Nya Virus Serupa Tidak Menyebar Ke Sekolah Lain.

‎(Tim)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *